tanksRiyadh, LiputanIslam.com — Saudi Arabia menandatangani kontrak pembelian senjata besar-besaran dengan nilai mencapai $10 miliar atau lebih dari Rp 100 triliun dengan perusahaan Kanada-Amerika.

General Dynamics, perusahaan yang berbasis di Amerika, hari Jumat (14/2) mengumumkan ditandatanganinya kontrak senilai $10 miliar selama 14 tahun untuk menjual kendaraan-kendaraan tempur ke Saudi Arabia melalui anak perusahaannya di Kanada.

Kendaraan-kendaraan militer tersebut akan diproduksi oleh General Dynamics Land Systems-Canada (GDLS) yang bermarkas di London, negara bagian Ontario, Kanada. Sementara itu Menteri perdagangan internasional Kanada, Ed Fast mengatakan bahwa pembelian tersebut dilakukan oleh Saudi Arabia.

Beberapa laporan lain menyebutkan, nilai sebenarnya dari kontrak tersebut mencapai $13 miliar lebih.

Ed Fast menyebut kontrak pembelian tersebut merupakan keuntungan besar bagi Kanada karena proyek tersebut akan menciptakan 3.000 lapangan kerja dan medorong produksi lebih dari 500 perusahaan di Kanada.

“Ini seperti kemenangan tim Olimpiade bagi Kanada dan bagi industri manufakturnya,” kata Danny Deep, Wakil Presdir GDLS.

“Ini menunjukkan bagaimana orang-orang yang sangat kreatif di perusahaan seperti GDLS bisa bersaing secara internasional dan pulang membawa emas,” tambahnya.

Menurut laporan lembaga kajian yang berbasis di London, International Institute for Strategic Studies (IISS) pada awal Februari lalu, anggaran belanja senjata Saudi telah melampaui belanja senjata Inggris dan Perancis, dengan nilai mencapai $59,6 miliar pada tahun 2013 lalu.

Pada saat yang sama Saudi juga mendapat kecaman para aktifis kemanusiaannya.

“Di Saudi Araia, tahun 2013 adalah tahun buruk lainnya bagi hak-hak asasi manusia, yang diwarnai dengan berbagai hukuman mati dan represi terhadap para wanita dan akfitis,” tulis IISS.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL