mike huckabeeWashington DC, LiputanIslam.com — Partai Demokrat yang tengah berkuasa di AS menuntut kandidat presiden dari Partai Republik, Mike Huckabee, untuk meminta ma’af setelah memberikan kritikan tajam terhadap kebijakan pemerintahan Barack Obama atas isyu Iran-Israel.

Partai Demokrat, seperti dilansir BBC News, Senin (27/7), menyebut kecaman Huckabee sebagai ‘tidak memiliki tempat di AS’. Sebelumnya, Huckabee yang dikenal sangat pro-Israel itu menyebut Presiden Barack Obama telah menggiring Israel ke ‘pintu oven’, merujuk pada kekejaman Nazi terhadap orang-orang yahudi.

Kecaman itu terkait dengan keberhasilan perjanjian program nuklir Iran dengan AS dan negara-negara P5+1 lain baru-baru ini, yang dianggap sebagai kemenangan Iran.

Perdana Menteri Israel dan sejumlah politisi Partai Republik, termasuk Huckabee menganggap perjanjian itu sebagai ancaman bagi keamanan Israel.

Dalam sebuah wawancara dengan sebuah situs berita konservatif AS hari Sabtu (25/7), Huckabee juga menyebut kebijakan Barack Obama sebagai “paling tidak bertanggungjawab dalam sejarah Amerika”.

“Adalah sangat naif untuk mempercayai Iran. Dengan melakukan itu berarti telah menggiring Israel ke depan pintu oven,” kata Huckabee kepada situs Breitbart News.

Deborah Wasserman-Schultz, politisi Partai Demokrat dari Florida menyebut bahwa menyamakan kebijakan Obama dengan Nazi sebagai hal yang tidak bisa diterima.

“Mike Huckabee harus meminta ma’af kepada warga Yahudi dan Amerika atas pernyataan tidak bertanggungjawab itu,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL