tunis-secimTunis, LiputanIslam.com — Saling klaim mewarnai pemilu presiden Tunisia yang berlangsung Ahad (21/12). Kandidat populer Beji Caid Essebsi mengklaim sebagai pemenangnya tidak lama setelah pemilihan ditutup, Minggu sore. Namun klaim itu langsung dibantah oleh Pejabat Presiden caretaker  Moncef Marzouki.

“Belum ada yang pasti, sejauh ini,” kata Marzouki membantah klaim kemenangan Essebsi sebagaimana dilansir BBC News.

Penghitungan “exit polls” yang dilakukan beberapa lembaga menunjukkan kemenangan Essebsi dengan jumlah suara sekitar 54%, namun hasil resmi masih belum diumumkan.

Essebsi muncul di televisi lokal pada Minggu (21/12) sore dan langsung mengklaim kemenangan.

“Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada para syuhada di Tunisia”,” katanya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Marzouki, dan kini kita harus bekerjasama tanpa harus menyingkirkan seseorang,” tambahnya.

Penghitungan “exit pools” yang dirilis kelompok Sigma Conseil memberikan kemenangan kepada Essebsi dengan jumlah suara 55,5%. Dengan jumlah yang berbeda namun masih dalam kisaran yang sama, kelompok-kelompok pengamat pemilu juga memberikan kemenagan yang sama untuk Essebsi.

Essebsi yang mewakili partai sekuler Nidaa Tounes berhasil memenangkan pemilihan pertama bulan lalu dengan 39% suara dan mengantarkannya maju ke putaran kedua menghadapi Marzouki.

Essebsi yang kini sudah berusia 88 tahun adalah mantan pejabat tinggi di era pemerintahan presiden terguling dalam Arab Spring, Zine el-Abedine Ben Ali, serta presiden pertama Tunisia Habib Bourguiba. Ia dianggap populer di kalangan mapan dan di antara warga di wilayah-wilayah pantai. Dalam kampanyenya ia mengandalkan jargon kestabilan dan pengalaman.

Sementara itu Moncef Marzouki populer di kalangan penduduk di wilayah selatan dan pedalaman. Marzouki (67 tahun) adalah mantan aktifis HAM musuh presiden terguling Ben Ali. Ia menduduki jabatan presiden interim sejak tahun 2011.

Usai melakukan pencoblosan, Marzouki memuji keberhasilan pemerintahannya yang berhasil mengantarkan kepada pemilihan umum yang damai.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL