Topol-M (SS-27 Topol) TEL 2Moskow, LiputanIslam.com — Militer Rusia menyatakan telah melakukan uji coba rudal balistik antar benua terbaru, seiring dengan meningkatnya ketegangan wilayah Ukraina. Rudal Topol RS12M berhasil diluncurkan dari wilayah Rusia di Kapustin Yar dekat Laut Kaspia ke wilayah Kazakstan di Sary Shagan, kata menteri pertahanan Rusia, hari Selasa (4/3).
Amerika Serikat mengaku sudah diberitahu perihal uji coba ini karena memang diharuskan dalam perjanjian senjata dua negara itu.

Menurut Rusia, tes tersebut tidak dilakukan buru-buru, melainkan sudah direncanakan jauh-jauh hari. Namun uji coba rudal ini pasti akan menambah dampak dalam ketegangan ala Perang Dingin yang terjadi dalam krisis Ukraina.

AS dalam pernyataan terbaru mengatakan keterlibatan tentara Rusia di wilayah otonom Krimea merupakan sebuah “agresi”. Namun Presiden Rusia, Vladimir Putin, membantahnya, walaupun tidak menyingkirkan opsi tindakan militer untuk melindungi orang Rusia dan warga berbahasa Rusia di Ukraina.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam kunjungannya menemui pemerintahan baru di Ukraina, hari Selasa (4/3)  mengatakan: “Sudah jelas bahwa Rusia tengah bekerja keras untuk menciptakan dalih agar bisa menyerang lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu pada Selasa kemarin, Perdana Menteri baru Ukraina Arseniy Yatsenyuk mengatakan sudah ada upaya dialog antara menteri Rusia dan Ukraina. Dia menggambarkan pembicaraan itu “cukup lamban” namun merupakan “langkah pertama”.

BBC melaporkan AS saat ini ingin melabeli tindakan Rusia sebagai invasi, tetapi sampai sejauh ini belum ada yang ditembak oleh pasukan militer dan saat ini perang yang terjadi hanya sebatas perang mulut antara kawan dan lawan.

Rudal balistik Topol RS12M digerakkan oleh roket berbahan bakar padat tiga tingkat. Merupakan senjata jarak jauh antar benua modern yang dimaksudkan untuk menggantikan rudal sejenis yang lebih lama. Pengembangan rudal ini dimulai sejak tahun 1977 dan resmi beroperasi tahun 1985. Sejak saat itu rudal ini terus mengalami perkembangan.

Kelebihan utama rudal ini adalah mobilitasnya yang tinggi yang bisa ditembakkan langsung dari kendaraan pengangkutnya, keakurasiannya yang tinggi dan kemampuannya menghindari sistem pertahanan udara lawan.

Amerika telah mencoba mengembangkan senjata sejenis bernama Midgetman, namun dihentikan setelah berakhirnya Perang Dingin.(ca/bbc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL