mcdonaldsMoskow, LiputanIslam.com — Lembaga pengawas konsumen Rusia, Rospotrebnadzor, menutup paksa 4 kedai cepat saji McDonald’s di Moscow karena tuduhan pelanggaran standar kesehatan.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis (21/8), ke-4 kedai tersebut dituduh telah melanggar beberapa hukum kesehatan. Sementara McDonald’s membantah tuduhan itu dan mengatakan bahwa pihaknya menempatkan keamanan dan kualitas produk sebagai prioritas utama.

Penutupan itu terjadi pada saat hubungan antara Rusia dengan AS memanas terkait dengan konflik Ukraina. Baru-baru ini Rusia melarang anggur Georgia, keju Ukraina dan apel Polandia untuk masuk ke wilayah Rusia, menyusul langkah embargo terhadap produk-produk pertanian negara-negara barat.

Penutupan ke-4 kedai tersebut, hari Rabu (20/8), merupakan bagian dari penyelidikan terhadap seluruh jaringan rumah makan McDonalds di Rusia. Sebelumnya pada bulan Juli Rospotrebnadzor telah mengeluarkan peringatan kepada McDonalds untuk menarik beberapa jenis produknya.

McDonald mengatakan bahwa kedai di Pushkin Square, Manezh Square dan Prospect Mira di Moscow telah ditutup sementara dan berharap akan bisa dibuka kembali secepatnya.

“Kami akan tetap memperhatikan nasib para pegawai kami dan akan melakukan yang terbaik untuk mensukseskan bisnis McDonald’s di Rusia,” demikian pernyataan perusahaan tersebut sebagaimana dikutip BBC.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL