putin medvedevMoskow, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev meningkatkan sanksi pelarangan impor produk-produk makanan dari negara-negara barat. Demikian Press TV melaporkan, Jumat (26/6).

Keputusan tersebut merupakan perintah dari Presiden Vladimir Putin untuk melarang impor produk-produk makanan dari Uni Eropa AS, Kanada dan Australia.

Daftar produk-produk makanan yang dilarang tersebut sebelumnya meliputi buah-buahan, daging sapi, daging ayam, ikan, susu, dan susu kering. Dengan keputusan baru itu produk yang dilarang bertambah dengan bunga-bungaan, coklat dan ikan kaleng.

Medvedev dalam pernyataannya tentang sanksi tersebut mengatakan bahwa daftar tersebut bisa berubah, bertambah atau berkurang, tergantung pada hubungan Rusia dengan negara-negara barat.

Langkah Rusia ini sebagai balasan dari keputusan para Menlu negara-negara Uni Eropa hari Senin (22/6) untuk memperpanjang sanksi terhadap Rusia selama setahun. Sanksi tersebut diterapkan tahun lalu sebagai ‘hukuman’ atas ‘aneksasi’ Rusia terhadap wilayah Krimea dan dukungan Rusia kepada pemberontakan di Ukraina timur. Rusia pun langsung membalas langkah itu dengan sanksi larangan impor produk-produk makanan.

Untuk memenuhi kebutuhan impornya, Rusia mengalihkan kepada negara-negara sahabatnya, termasuk Iran. Deputi Menteri Pertanian Iran Hassan Salehi mengatakan bahwa Iran akan mengkspor 20.000 metrik ton produk-produk kelautan ke Rusia, termasuk ikan kaleng dan udang beku, mulai tanggal 23 Juli mendatang.

Sementara Presiden Vladimir Putin menyebut sanksi terhadap barat telah mendorong pertumbuhan sektor pertanian Rusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL