kepal selam rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Angkatan Laut Rusia berencana meningkatkan kekuatannya dengan tambahan 50 kapal perang baru tahun ini. Demikian pernyataan Panglima AL Rusia Admiral Viktor Chirkov seperti dilansir Press TV, Selasa (3/3).

Menurut Chirkov, AL Rusia akan menerima tambahan kapal-kapal fregat dan kapal patroli hingga kapal-kapal perang dan kapal selam nuklir generasi baru Kelas Borei dan Kelas Yasen classes yang menggantikan kapal-kapal selam era-Uni Sovyet yang sudah lama.

Media Rusia melaporkan kapal-kapal perang itu merupakan bagian dari program peningkatan kekuatan AL Rusia yang diluncurkan Presiden Vladimir Putin yang menghendaki AL yang mampu beroperasi jauh dari Rusia pada tahun 2050. Kemampuan itu hilang paska tumbangnya Uni Sovyet dan AL Rusia kini berfokus pada pertahanan pantai.

“Periode stagnasi dalam pengembangan kemampuan kita telah lama berlalu,” kata Chirkov.

Pada bulan Januari lalu Rusia mengumumkan rencana peningkatan kekuatan militernya di Semenanjung Krimea, Artik dan kawasan Kaliningrad. Menhan Sergey Shoigu juga pernah mengatakan bahwa militer Rusia akan mendapatkan tambahan 700 kendaraan lapis baja, 1.550 kendaraan militer lain, 126 pesawat tempur, 88 helikopter, dan 2 sistem pertahanan udara Iskander-M.

Rencana Rusia tersebut bersamaan dengan meningkatnya kekuatan dan aktifitas NATO di dekat perbatasan dengan Rusia, terutama paska munculnya konflik di Ukraina.

Pada tanggal 5 Februari lalu, misalnya, NATO memutuskan untuk membentuk 6 pusat komando militer baru di negara-negara Eropa timur Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Bulgaria dan Rumania. NATO juga memutuskan membangun 2 pusat komando baru di Polandia dan Rumania.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*