Moskow, LiputanIslam.comSumber dari Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan bahwa  pemerintah Moscow siap mengusir sekitar 30 diplomat Amerika sebagai balasan dari tindakan yang sama oleh pemerintah AS sebelumnya.

Dalam laporan yang dirilis pada Selasa (11/7/2017), media pro-pemerintah, Izvestia, mengutip perkataan dari seorang perjabat Kemenlu bahwa jika AS tidak mengoreksi keputusan Presiden Barack Obama dahulu atas pengusiran 35 diplomat mereka, pemerintah Rusia siap membalas dalam waktu dekat.

Saat pemerintah Obama melakukan pengusiran, Rusia menahan diri untuk tidak menanggapi secara langsung. Namun, isu tersebut kemudian diangkat dalam pertemuan baru-baru ini antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Meskipun begitu, sejumlah sumber mengatakan kepada Izvestia bahwa Trump tidak memberikan perhatian untuk menyelesaikan masalah ini.

Pengusiran dan penyitaan properti Rusia di Amerika Serikat terjadi setelah adanya dugaan intervensi Kremlin dalam pemilu presiden AS 2016. Obama kemudian menjatuhkan sanksi terhadap Rusia yang sebelumnya sudah terbebani sanksi atas krisis di Ukraina.

Trump sendiri secara terang-terangan mengakui adanya intervensi Rusia di pemilu 2016. Namun, ia membantah anggota kampanyenya berkolusi dengan pejabat Rusia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL