Russias-T-50-FighterMoskow, LiputanIslam.com — Rusia akan segera menggelar 2 senjata canggih terbarunya, pesawat tempur generasi ke-5 dan sistem pertahanan udara jarak jauh S-500.

Sebagaimana dilaporkan Russia Today, hari Minggu lalu (10/8), pada tahun 2016 mendatang Rusia akan mengelar pesawat tempur paling canggih yang termasuk dalam kelompok pesawat generasi ke-5, PAK FA. Selain itu Rusia juga bakal menggelar sistem pertahanan udara paling canggih di dunia, S-500.

Panglima AU Rusia Letjend Viktor Bondarev, sebagaimana dilaporkan Russia Today dalam sebuah wawancara radio, hari Minggu (10/8), mengatakan, ujicoba pesawat PAK FA (T-50) akan segera berakhir, dan pesawat tersebut akan resmi beroperasi pada tahun 2016.

PAK FA (T-50) adalah pesawat generasi ke-5 (dengan keunggulan utama kemampuan mengelak pantauan radar dan sekaligus kemampuan manuver tinggi) buatan Sukhoi Corporation. Sejauh ini 5 prototip telah dibuat dan tengah menjalani ujicoba intensif. Pesawat ini akan menggantikan pesawat Sukhoi Su-27 yang dikenal memiliki kemampuan manuver yang tidak tertandingi pesawat-pesawat tempur lainnya, seperti terbang dengan kepala tegak lurus seperti ular cobra.

“Pesawat itu (prototipe) telah mengikuti kompetisi internasional Aviadarts (kompetisi antar pilot) dua kali dan saya percaya pesawat itu memiliki masa depan yang brilian,” kata Jendral Bondarev.

Senjata lainnya yang juga bakal digelar tahun 2016 mendatang adalah S-500, sistem pertahanan udara jarak jauh yang dibuat oleh Almaz Antei, demikian keterangan Bondarev.

Produsennya kini tengah melakukan pembuatan tahap akhir rudal baru untuk sistem pertahanan udara itu.

“Rudal ini akan memiliki sistem inteligen yang tertanam, yang dapat menganalisa situasi udara dan radar dan menetapkan sendiri ketinggian, kecepatan, dan arah rudal menuju sasaran.”

S-500 adalah pengembangan sistem pertahanan udara S-400 dengan fungsi utama menyergap rudal-rudal balistik pada ketinggian hingga 200 km. Sistem ini dirancang untuk mampu menembak 10 sasaran berbeda secara simultan. S-500 juga memiliki jangkauan radar yang lebih jauh S-400.

Letjend Bondarev juga membenarkan laporan tentang pengembangan pesawat pembom strategis PAK DA. Namun ia tidak menyebutkan spesifikasi pesawat ini.

Dikabarkan pesawat ini bakal menggantikan pesawat-pesawat pembom strategis yang lebih lama, Tupolev Tu-95 dan Tu-160. Pesawat ini terbang dalam kecepatan di bawah kecepatan suara namun memiliki rudal-rudal jelajah nuklir yang lebih canggih.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL