sarmatMoskow, LiputanIslam.com — Rusia akan menjaga keunggulan persenjataan nuklirnya atas barat dengan penambahan 50 rudal balistik antar-benua terbaru.

Seperti laporan Press TV, Sabtu (31/1), Kastaf Gabungan Rusia Jendral Valery Gerasimov mengatakan bahwa Rusia tidak akan membiarkan AS dan NATO memiliki keunggulan militer atas Rusia.

“Dukungan bagi kekuatan nuklir strategis untuk memastikan kemampuan militer digabungkan dengan … pertumbuhan kekuatan militer akan menjamin bahwa AS dan NATO tidak memiliki keunggulan militer atas negara kita,” kata Gerasimov kepada wartawan, Jumat (30/1).

Ia menambahkan bahwa Rusia akan memiliki rudal-rudal balistik antar benua (ICBM) baru tahun ini. Pada tahun ini Rusia juga akan mulai mengirimkan rudal-rudal balistik terbarunya yang berbobot 100 ton berjuluk “Sarmat”. Rudal-rudal baru ini akan menggantikan rudal sejenis yang sudah lama, SS-18 R-36M yang oleh NATO dijuluki dengan nama “Satan”. Pada tahun 2020 dijadwalkan seluruh “Satan” sudah digantikan dengan “Sarmat”.

Sementara itu pada hari yang sama Menhan Sergey Shoigu mengatakan bahwa Rusia akan memodernisir sebagian besar kekuatan militernya hingga pada akhir dekade ini. Namun ia menambahkan bahwa Rusia mengikuti doktrin militer defensif dan tidak ingin terlibat perlombaan senjata dengan negara lain.

Menurut Gerasimov, pembangunan kekuatan nuklir strategis menjadi prioritas Rusia di tengah ancaman AS dan NATO yang telah menempatkan sistem pertahanan udara di Eropa Timur. Dengan senjata-senjata baru Rusia tersebut diharapkan bisa menembus sistem pertahanan udara itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*