su 25Moskow, LiputanIslam.com — Komisi Penyidik Rusia kini tengah melakukan penyidikan atas laporan media massa Rusia tentang penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 oleh pesawat tempur Ukraina, tanggal 17 Juli lalu.

“Komisi Penyidik tertarik dengan laporan koran Komsomolskaya Pravda hari ini….. karena ini menyangkut penyidikan yang tengah dilakukan komisi atas penggunaan senjata-senjata terlarang dan taktik-taktik perang di Ukraina,” kata jubir Komisi Penyidik Vladimir Markin, sebagaimana dilansir Russia Today, Selasa (23/12).

“Kami akan bekerjasama dengan awak redaksi surat kabar ini untuk memastikan keaslian sumber informasi dan mendapatkan kontak untuk melakukan wawancara,” tambahnya.

Sumber berita Komsomolskaya Pravda yang tidak disebutkan namanya, namun disebut-sebut sebagai sumber yang sangat kredibel, mengatakan bahwa seorang pilot pesawat tempur SU-25 Ukraina bertanggungjawab atas jatuhnya MH17 yang menewaskan hampir 300 orang penumpang dan awaknya. Ia menyebutkan bahwa pesawat SU-25 itu telah menembak MH17 dengan rudal udara-ke-udara.

“Sekiar satu jam sebelum bencana itu, 3 pesawat jet tinggal landas dari Dnepropetrovsk. Salah satu pesawat itu adalah Su-25, yang dilengkapi dengan senjata rudal semacam itu,” kata sumber tersebut kepada Pravda.

Menurut sumber tersebut, setelah menyadari sasaran yang ditembak bukan sasaran militer, pilot bersangkutan tampak ketakutan.

Russia Today menyebut bahwa pilot yang dimaksud adalah bernama Vladislav Voloshin, yang telah mendapatkan penghargaan selama operasi militer Ukraina di wilayah konflik di Ukraina timur.

Laporan itu sejalan dengan klaim militer Rusia, beberapa hari setelah musibah jatuhnya MH17, yang mengklaim telah mendeteksi keberadaan pesawat SU-25 Ukriana di dekat MH17 pada saat musibah terjadi.

“Sebuah pesawat jet militer Ukraina terdeteksi terbang tinggi, jaraknya dari pesawat Boeing Malaysia itu (MH17) antara 3 km sampai 5 km,” kata Direktur Operasi Utama Mabes Militer Rusia, Letjend Andrey Kartopolov kepada media massa, bulan Juli lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL