Hunter-_MQ-5B_CRAMEIA13.3.14Moskow, LiputanIslam.com — Amerika membantah pesawat tanpa awaknya telah ditembak jatuh oleh Rusia di atas wilayah udara Krimea.

Bantahan yang dikeluarkan Pentagon pada hari Jum’at sore (14/3) itu menanggapi klaim Rostec, perusahaan pembuatan senjata milik pemerintah Rusia sebelumnya yang menyebutkan penembakan tersebut.

“Drone (pesawat tanpa awak) itu terbang di ketinggian 4.000 meter dan jelas terlihat oleh mata. Adalah mungkin untuk memutuskan hubungan (drone tersebut) dengan operatornya di darat dengan menggunakan teknologi radio-elektronik yang komplek,” tulis Rostec dalam pernyataannya hari Jum’at.

Menurut perusahaan yang berbasis di Moskow tersebut, drone Amerika tersebut berhasil ditangkap oleh “pasukan pertahanan Krimea” dalam kondisi “nyaris utuh”.

“Berdasarkan nomor identifikasinya, UAV MQ-5B adalah milik kesatuan 66th American Reconnaissance Brigade yang berbasis di Bavaria (Jerman),” klaim Rostec.

Dalam bantahan yang dikeluarkan tersebut, Amerika menyebut klaim Rusia tersebut sebagai “tidak benar” (zero truth).

Laporan penembakan tersebut terjadi di tengah-tengah ketegangan yang semakin meningkat di Ukraina antara Amerika dan Rusia, setelah pembicaraan antara Menlu Amerika dan Rusia di London, pada hari Jumat, mengalami kegagalan untuk mencapai kata sepakat.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*