Sumber: AP

Damaskus,LiputanIslam.com—Para menlu tiga negara, Rusia, Iran, dan Turki telah sepakat untuk memfasilitasi pertemuan perdana Komite Konstitusional Suriah di Jenewa.

Para menlu itu menekankan, negara mereka berkomitmen untuk menegakkan kedaulatan, independensi, kesatuan, dan integritas Suriah. Menurut mereka, pertemuan ini adalah langkah penting untuk membuka jalan bagi proses politik di Suriah, sejalan dengan hasil Kongres Nasional Suriah di Sochi dan resolusi DK PBB 2254.

Selain itu, para menlu tersebut dikabarkan telah menggelar pertemuan saat menghadiri Sidang Umum PBB pada Selasa (24/9) kemarin dan menyatakan dukungan penuh untuk Komite Konstitusional dengan cara terus berkomunikasi dengan berbagai kelompok di Suriah dan Delegasi Khusus Sekjen PBB untuk Suriah.

Baca: Suriah Di Dewan Keamanan PBB Nyatakan Terbuka Bagi Segala Inisiatif Perdamaian

Senin, dua hari lalu, Sekjen PBB, Antonio Guterres mengumumkan bahwa Komite Konstitusional Suriah telah berhasil dibentuk dan rencananya akan menggelar pertemuan beberapa minggu lagi.

Menlu Suriah, Walid Muallem, menyebut pemerintah Damaskus telah menyetujui pembentukan Komite Konstitusional Suriah pada Juli lalu, namun PBB baru meresmikan komite itu pada pertengahan September. Muallem mengaku, banyak negara yang mendalangi konflik di Suriah berusaha untuk mencegat lahirnya komite ini.

Komite yang terdiri dari 150 anggota ini diharapkan akan menggelar pertemuan pertama di Jenewa dalam beberapa minggu ke depan. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*