wakil menlu rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Rusia menyatakan akan memveto setiap resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memberikan sanksi-sanksi baru kepada Iran.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov kepada wartawan, Jumat (14/8), seperti dilansir Press TV.

“Ketika Resolusi 1929 diputuskan, resolusi terakhir tentang sanksi (kepada Iran), kami telah bersepakat di belakang pintu dengan mitra-mitra AS dan Uni Eropa bahwa kami tidak akan membiarkan sanksi lain kepada Iran,” kata Ryabkov.

Resolusi 1929 disetujui oleh DK-PBB pada bulan Juni 2010, melarang penjualan senjata-senjata konvensional kepada Iran. Ini mengakibatkan dibatalkannya penjualan rudal-rudal S-300 Rusia kepada Iran.

Ryabkov juga mengatakan bahwa Rusia berharap semua sanksi terhadap Iran untuk segera dicabut ‘secepat mungkin’ setelah ditandatanganinya kesepakatan tentang program nuklir Iran oleh negara-negara maju P5+1 bulan lalu.

Dalam kesepakatan yang tertuang dalam dokumen JCPOA itu disebutkan bahwa seluruh sanksi terhadap Iran akan dicabut sebagai imbalan atas pembatasan program nuklir Iran.

Ryabkov juga menyebutkan bahwa keputusan untuk mengirimkan kembali rudal-rudal S-300 kepada Iran telah dibuat, dan segala aspek teknis tentang hal ini tengah dalam proses.

Pada tanggal 13 April lalu Presiden Vladimir Putin mengeluarkan dekrit untuk merealisasikan pengiriman rudal-rudal S-300 ke Iran setelah Iran dan negara-negara P5+1 menandatangani dokumen ‘saling pengertian’ (mutual understanding) tentang program nuklir Iran pada tanggal 2 April.

Vladimir Kozhin, penasihat Putin di bidang militer mengatakan pada 30 Juli lalu bahwa rudal-rudal S-300 tersebut terlebih dahulu akan dimodernisir mengingat rudal itu telah terlambat dikirim setelah dipesan pada tahun 2007.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL