Antiterror_151009Moskow, LiputanIslam.com — Rusia dikabarkan tengah membentuk unit-unit khusus anti-terorisme di sejumlah kota strategis, mengantisipasi serangan teroris terkait kampanye militer Rusia di Suriah.

Unit-unit yang dibentuk atas instruksi langsung Presiden Vladimir Putin itu akan ditempatkan di kota Kaspiysk di Laut Kaspia, Murmansk di barat laut Rusia, dan Petropavlovsk-Kamchatsky serta Yuzhno-Sakhalinsk di pantai timur Rusia. Demikian laporan Press TV mengutip media-media Rusia, Sabtu (26/12).

Unit yang sama juga akan dibentuk di Simferopol, ibukota Krimea yang tahun lalu bergabung dengan Rusia setelah memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia melancarkan serangan udara terhadap kelompok-kelompok teroris di Suriah sejak 30 September lalu, atas permintaan pemerintah Suriah. Rusia juga telah terlibat dalam perang melawan terorisme di dalam negeri sejak Perang Chechnya tahun 1999. Ratusan orang tewas dalam sejumlah aksi terorisme di Rusia.

Pada hari Jumat (25/12) pasukan anti-teror Rusia menangkap enam tersangka teroris dalam sebuah operasi di Republi Karachay-Cherkessia. Dalam aksi ini berhasil disita sejumlah senjata dan bahan peledak yang diduga hendak digunakan dalam serangan teroris di Rusia.

Ratusan bahkan ribuan anggota kelompok teroris ISIS yang berperang di Suriah dan Irak diketahui berasal dari Rusia dan negara-negara bekas Uni Sovyet. Pada bulan November, Wakil Menlu Oleg Syromolotov mengatakan bahwa lebih dari 25.000 militan asing berperang di Suriah. Mereka datang dari Eropa, Amerika, Arab, Rusia dan negara-negara bekas Uni Sovyet.

Dalam beberapa bulan terakhir kelompok ISIS memperluas wilayah operasinya ke Libya, Pakistan dan Afghanistan. Rusia menganggap para teroris itu sebagai ancaman bagi Rusia dan memutuskan memerangi mereka di Suriah, sebelum kembali ke Rusia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL