Humanitarian_Aid_412x270Moskow, LiputanIslam.com — Rusia mengumumkan akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Irak untuk membantu negara itu dalam peperangannya melawan kelompok teroris.

Sebagaimana dilaporkan Press TV, Kamis (9/10), Deputi Menlu Rusia Mikhail Bogdanov mengatakan bahwa Rusia selalu mendukung pemerintah Irak melawan kelompok teroris ISIL.

“Kami menyadari bahwa negara itu menghadapi bencana kemanusiaan yang nyata, meliputi sejumlah besar pengungsi dan penduduk yang terusir. Kami merencanakan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Irak dalam waktu dekat,” kata Bogdanov.

Pernyataan itu senada dengan pernyataan-pernyataan Menlu Rusia Sergey Lavrov bulan September lalu ketika ia mengkonfirmasi kesiapan Rusia mendukung pemerintah Irak dalam menghadapi ancaman teroris.

Senjata-Senjata Rusia untuk Irak

Selain bantuan kemanusiaan, Rusia juga memberikan bantuan berupa persenjataan canggihnya untuk Irak.

Sebagaimana dilaporkan RIA Novosti, baru-baru ini Rusia telah mengirim sejumlah sistem pertahanan udara dan bom api. Senjata kedua ini dianggap efektif untuk menghancurkan pasukan dan perlengkapan ISIL secara besar-besaran.

Solntsepek (penghangus matahari) adalah senjata berat berupa roket beramunisi bom berbahan dasar campuran udara dan bahan bakar yang bisa menghanguskan area yang luas sekaligus. Senjata ini merupakan bagian dari kontrak penjualan senjata yang ditandatangani bulan Juli 2014.

Sejauh ini Irak telah menerima sejumlah sistem pertahanan udara Pantsir-S1, Igla-S MANPAD dan Djigit. Senjata-senjata itu merupakan bagian dari kontrak penjualan senjata tahun 2013 yang mewajibkan Rusia mengirim sekitar 1.000 sistem pertahanan udara berbagai jenis ke Irak.

Pantsir-S1 adalah yang paling bernilai. Sistem pertahanan udara jarak pendek efektif untuk menghancurkan segala jenis ancaman udara seperti pesawat tempur, helikopter, drone, hingga rudal jelajah pada jarak 20 km dan ketinggian hingga 15 km.

Sejak November 2013, Rusia juga telah mengirimkan 12 helikopter serbu-angkut Mi-35M ke Irak dan 3 helikopter Mi-28NA “Pemburu Malam”. Jumlah yang lebih besar akan segera dikirimkan ke Irak.

Dengan kekuatan itu tidak mengherankan jika Irak optimis untuk mengalahkan ISIS dalam waktu dekat sebagaimana dikatakan Menlu Irak tanggal 3 Oktober lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL