kapal induk rusia baruMoskow, LiputanIslam.com — Rusia tengah merencanakan akan membangun kapal induk baru. Ini akan menjadi kapal induk kedua Rusia yang beroperasi setelah Admiral Kuznetsov yang dibangun tahun 1985. Demikian Business Insider melaporkan, akhir pekan lalu (15/5).

Meski tengah menjalani sanksi ekonomi yang diterapkan negara-negara barat karena keterlibatan Rusia dalam konflik Ukraina, Rusia terus memperkuat kekuatan militernya. Pembangunan kapal induk ini adalah salah satunya.

Proyek pembangunan kapal induk yang diberi kode ‘Project 23000E’ atau ‘Shtorm’ ini masih dalam tahap awal. Namun Rusia sudah akan menampilkan miniatur kapal induk tersebut dalam pameran pertahanan laut di St. Petersburg awal Juli mendatang, Business Insider mengutip laporan IHS Jane’s.

“Project 23000E kapal selam multiguna dirancang untuk melancarkan operasi militer di wilayah terpencil dan wilayah laut lepas, menggempur target-target lawan di darat dan lautan, menjaga kestabilan kekuatan laut, melindungi pasukan darat, dan memberikan perlindungan udara,” kata Valery Polyakov, Wakil Direktur Krylovsky Research Center, kelompok yang ditunjuk untuk perancangan ‘Shtorm’, tulis Jane’s.

Kapal induk super ini dirancang sanggup mengangkut hingga 90 pesawat tempur yang mampu tinggal landas dan mendarat dalam segala cuaca.

Namun rencana ini juga mengundang sejumlah kritikan. Selain dianggap membebani keuangan Rusia, juga dianggap kurang efektif dalam mendukung doktrin militer Rusia di era saat ini. Demikian Business Insider mengutip sejumlah pakar pertahanan internasional.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL