LiputanIslam.com – Pejabat Tinggi Intelijen Rusia telah memperingatkan bahwa hampir 5.000 teroris ISIS yang pernah bertempur di Suriah telah berkumpul di daerah Afghanistan Utara yang berbatasan dengan negara republik Asia Tengah pasca-Soviet.

Alexander Bortnikov, direktur layanan Keamanan Federal Rusia, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan 5.000 militan ISIS di Afghanistan.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah penyebaran kembali kelompok-kelompok teroris ke provinsi utara Afghanistan,” lanjutnya.

Pejabat Rusia pun menambahkan bahwa saai ini teroris sudah menyusup ke tetangga utara Afghanistan dalam upaya untuk melakukan kejahatan secara terorganisir. Dia menyatakan bahwa para teroris berusaha untuk lolos dengan menyamar sebagai pengungsi.

Baca Juga: Serangan Bom Guncang Kota Jalalabad, Afghanistan

ISIS telah dikalahkan di Suriah dan Irak, namun belum dibubarkan.

Pernyataan Bortnikov datang sehari setelah pihak berwenang di negara Asia Tengah, Tajikistan, mengumumkan bahwa kerusuhan  di penjara yang menyebabkan 32 narapidana dan penjaga penjara mati diakibatkan oleh terpidana ISIS.

Banyak teroris asing yang bertempur bersama ISIS di Suriah dan Irak telah tewas dalam operasi militer. Namun ada pula yang selamat. Teroris yang selamat itu lah yang kembali ke negaranya dan menimbulkan ancaman serius di negara mereka. (fd/Press TV)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*