lahar hawaiiPahoa, LiputanIslam.com — Luncuran lahar panas yang selama berbulan-bulan bergerak mendekati sebuah kota di Hawaii, AS, akhirnya menghancurkan rumah pertama, Senin (10/11).

“Lahar itu membakar rumah itu Senin siang,” kata Direktur Pertahanan Sipil Hawaii, Darryl Oliveira, sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa (11/11).

Warga yang tinggal di rumah di Pahoa, Big Island, itu telah terlebih dahulu pindah ketika lahar mulai membakar rumah itu. Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit sebelum rumah berukuran 1.100 kaki persegi itu hancur luluh.

Dua minggu lalu, lahar dari gunung berapi Kilauea itu telah memasuki kota itu dan telah menghancurkan sebuah pekuburan dan 2 bangunan gudang.

Para penduduk telah pindah atau tengah bersiap-siap untuk pindah dari kota. Para pejabat mengatakan mereka akan membantu warga yang ingin menyaksikan rumahnya hancur terbakar untuk terakhir kalinya, atau mengambil gambarnya untuk klaim asuransi.

Aliran lahar panas kini berada pada jarak sekitar 145 meter dari jalan utama kota Pahoa.

Dengan suhu di atas 1.000 derajat celcius lahar akan membakar apapun yang tersentuhnya. Sementara alirannya sulit untuk diperkirakan arahnya.

Beberapa dekade lalu otoritas penanganan bencana pernah mencoba membom aliran lahar, namun gagal menghentikannya. Di Islandia pemerintah mengalirkan jutaan galon air dingin untuk mendinginkan lahar. Sedangkan di Italia, otoritas mendirikan penghalang untuk menjauhkan aliran lahar Gunung Etna dari kawasan wisata.

“Anda harus berada di negara yang makmur dengan banyak kesempatan hanya untuk mempertimbangkan untuk mengubah aliran lahar,” kata Dr Shannon Nawotniak, pakar vulkanologi, kepada BBC.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL