Israeli NetanyahuTeheran, LiputanIslam.com — Tuduhan PM Israel Benjamin Netanyahu tentang rudal-rudal Iran yang dikirimkan ke Gaza yang tertangkap oleh Israel adalah lelucon terbaru Netanyahu. Demikian komentar analis politik internasional Finian Cunningham dalam artikelnya yang dipublikasikan media Iran Press TV, Jumat (14/3).

“Bahkan media-media Israel semakin curiga atas tindakan “aksi propaganda” itu, ketika koran “Haaretz” menggambarkan melodrama yang dilakukan Netanyahu dengan menunjukkan isi kargo yang dituduhkan sebagai milik Iran di Pelabuhan Eliat minggu lalu,” tulis Cunningham.

Menurut Cunningham, mengutip laporan Haaretz, tindakan Netanyahu tersebut tidak berbeda dengan tindakannya di hadapan Sidang DK PBB beberapa tahun lalu dengan menunjukkan gambar kartun yang menggambarkan seolah Iran “hanya butuh beberapa bulan lagi untuk membuat senjata nuklir”, yang ternyata tidak terbukti sampai sekarang.

Netanyahu telah 20 tahun mengeluarkan tuduhan tiada henti tentang “ancaman bom nuklir Iran dalam beberapa bulan mendatang”, menjadikannya tidak lebih sebagai bahan tertawaan. Demikian keterangan Cunningham.

“Beberapa orang yang menyaksikan aksi terakhir (Netanyahu) yang disiarkan televisi tentang roket-roket Iran yang tertangkap, berharap salah satu dari roket itu secara tidak sengaja meledak saat Netanyahu berpidato,” tulis Cunningham lagi.

Sebagaimana diketahui, Israel mengklaim bahwa sejumlah roket M-302 buatan Suriah, dengan daya jangkau mencapai 160 km, awalnya diterbangkan dengan pesawat kargo ke Iran. Selanjutnya Iran memindahkan rudal-rudal itu ke pelabuhan Bandar Abbas, dan mengangkutnya ke dalam kapal KLOS-C. Kapal tersebut dilaporkan terdaftar di Panama dengan pemiliknya terdaftar berada di Marshall Islands. Jadi, kaitan Iran dengan kapal tersebut sungguh tidak meyakinkan.

Selanjutnya, setelah singgah di pelabuhan Umm Qasr untuk mengangkut karung-karung semen buatan Iran, kapal itu bergerak ke Laut Merah, dimana ia tertangkap oleh kapal patroli Israel di lepas pantai Sudan.

Selain tuduhan rudal-rudal tersebut ditujukan kepada kelompok Hamas di Gaza, beberapa media barat bahkan menuduh rudal tersebut hendak dikirimkan Iran kepada kelompok Al Qaida di Sinai, sementara Al Qaida dan Iran adalah musuh bebuyutan. Selain itu, ide menyelundupkan puluhan rudal ke Gaza dengan melewati Sudan dan Sinai, menurut Cunningham adalah “lelucon”.(ca/press tv)


Profit SMS 300x250 Belajar Iklan Di Facebook 300x250






Mari share berita terpercaya, bukan hoax

DISKUSI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

14 + 9 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>