Iran-missileMoskow, LiputanIslam.com — Rusia menegaskan bahwa perundingan tentang program nuklir Iran antara Iran dan Sextet (Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, Cina dan Jerman) tidak menyertakan program rudal Iran.

“Rusia menganggap bahwa kesepakatan komprehensif hanya memuat hal-hal yang terkait dengan perbaikan kepercayaan dalam program nuklir Iran yang bersifat damai,” kata Deputi Menlu Rusia Sergei Ryabkov, Kamis (20/2).

Pernyataan tersebut membantah pernyataan Asisten Menlu Wendy Sherman, kepada para senator Amerika baru-baru ini yang menyebutkan bahwa program-program rudal Iran akan disinggung dalam “kesepakatan akhir” tentang program nuklir Iran.

Pada tgl 11 Februari, Jubir Dewan Keamanan Nasional Amerika, Bernadette Meehan, juga mengatakan kepada situs berita Amerika Washington Free Beacon bahwa Amerika bermaksud untuk menghentikan ujicoba-ujicoba rudal-rudal Iran di bawah kesepakatan akhir program nuklir Iran.

Para pejabat Iran berulangkali menekankan bahwa pembicaraan antara Sexted dengan Iran hanya tentang program nuklir Iran dan tidak terkait dengan program rudal Iran.

Pada Selasa lalu (18/2) Jubir Kemenlu Iran Marziyeh Afkham menyatakan bahwa “isu-isu militer tidak ada kaitannya dengan pembicaraan nuklir.”

Lebih jauh Ryabkov menyebutkan bahwa kesepakatan akhir yang komprehensif mengenai program nuklir Iran akan dapat tercapai pada tgl 20 Juli, jika terdapat kemauan politik pihak-pihak yang terlibat.

Ryabkov menyebut pembicaraan tentang program nuklir Iran sejauh ini sebagai “sangat tepat sasaran”, “seimbang” dan “kemenangan berharga bagi awal kerja masa depan.”(ca/press tv/ap)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL