rs baznasJakarta, LiputanIslam.com — Layanan kesehatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) menjadi penutup kekurangan layanan kesehatan yang ditanggung negara dengan tetap memberdayakan masyarakat.

Baznas memiliki empat rumah sehat (RS). RS Baznas Jakarta yang melayani penerima manfaat (member) di Jabodetabek mengalami penambahan member dari 32 ribu kepala keluarga pada 2013 menjadi 40 ribu kepala keluarga awal tahun ini. Setiap bulan, Baznas mengalokasikan Rp 170 juta untuk biaya operasional rumah sehat Baznas di Jakarta.

Direktur Operasional Baznas Teten Kustiawan, Ahad (13/4), mengatakan, layanan kesehatan yang terjangkau masih dibutuhkan masyarakat, meski sudah ada jaminan kesehatan nasional atau jaminan kesehatan masyarakat melalui rumah sakit yang ditunjuk.

“Persoalan kesehatan warga miskin masih sebatas penanganan kuratif, sementara tindakan preventif dan promotif yang juga penting, masih belum dikuatkan,” ujarnya.

Negara juga belum melihat keseluruhan dampak sakitnya warga dhuafa. Saat mereka sakit, keluarga juga ikut berkorban dan mereka juga sering luput dari perhatian. Untuk bantuan keluarga, Baznas melihat kasus per kasus. Baznas bisa memberi bantuan hidup kepada keluarga jika memang dibutuhkan.

Menurut Teten, tidak semua RS melayani jaminan kesehatan masyarakat miskin. Ini juga yang membuat opsi pengobatan murah kian sempit. Dan tak jarang pasien terpaksa masuk RS tanpa jaminan kesehatan masyarakat miskin.

“Begitu pula Puskesmas yang banyak jumlahnya dan merata, masih sebatas penanganan pengobatan. Sehingga, meskipun sudah ada Jamkesmas, celah-celah kekurangan seperti itu diisi Baznas dan LAZ,” katanya.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL