Image converted using ImgCvtMiami, LiputanIslam.com — Modul ruang angkasa Orion yang dirancang untuk membawa manusia ke planet Mars telah siap untuk melakukan peluncuran ujicoba, untuk menguji kesiapan perlengkapan-perlengkapan penting di dalamnya.

Modul Orion milik NASA ini dijawdalkan akan diluncurkan dengan roket Delta di Tanjung Canaveral, Florida, AS, Kamis (4/12) petang waktu setempat, dalam perjalanan singkat untuk menguji teknologi terbaru yang digunakan dalam roket peluncur dan Orion.

Program ini mengingatkan kembali pada program Apollo pada akhir dekade 1960-an ketika NASA hendak mengirimkan manusia pertamanya ke bulan. Namun kali ini dengan teknologi yang jauh lebih maju seiring kerumitan yang jauh lebih tinggi.

Dalam penerbangan perdana ujicoba ini tidak akan menyertakan manusia di dalam Orion. Namun demikian NASA menyebutkan peluncuran ini merupakan “peristiwa besar”.

“Ini adalah hari yang besar bagi kami,” kata administrator NASA Charlie Bolden kepada BBC.

Orion dikembangkan bersama mesin roket baru yang lebih kuat dan dijadwalkan akan memulai penerbangan berawak pertamanya tahun 2017 atau 2018. Dengan peralatan baru inilah Orion dirancang untuk bisa mengirimkan manusia lebih jauh lagi, yaitu Planet Mars.

Dalam peluncuran hari Kamis, roket Delta IV meluncurkan Orion ke ketinggian 6.000 km dan mengitari bumi 2 kali. Selanjutnya Orion melakukan pendaratan kembali ke bumi sendiri. Saat memasuki atmosfir, kecepatan Orion diperkirakan mencapai 30.000 km per-jam.

Inilah masa paling kritis dalam penerbangan luar angkasa ketika badan modul Orion harus menahan beban panas mencapai 2.000 derajat celcius.

Setelah melambat karena hambatan afmosfir, Orion pun turun dengan parasut di Teluk Mexico di dekat negara bagian Baja, Mexico.

Namun meski Orion adalah program NASA, pengembangannya diserahkan kepada Lockheed Martin, perusahaan swasta yang merupakan industri militer terbesar di dunia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL