roket progressMoskow, LiputanIslam.com — Roket pengangkut Progress M-27M milik Rusia dinyatakan lepas kendali dan diperkirakan akan hancur saat jatuh kembali ke atmosfir beberapa waktu mendatang.

Roket tanpa awak ini lepas landas dari fasilitas peluncuran di Kazakhstan, Selasa (28/4), namun tidak lama kemudian dinyatakan lepas kendali. Roket ini bersama seluruh bawaannya kini mengorbit tanpa kendali di luar angkasa. Kantor berita Interfax melaporkan roket itu akan jatuh kembali ke atmosfir antara tanggal 7 dan 11 Mei mendatang dan diperkirakan akan hancur sebelum jatuh ke bumi.

Roket M-27M tersebut rencananya akan membawa perbekalan ke stasiun ruang angkasa ISS (International Space Station). Dua astronot yang berada di sana, Scott Kelly dari AS dan Mikhail Kornienko dari Rusia, mengatakan kepada Associated Press bahwa pengendali misi telah kehabisan harapan untuk mengendalikan kembali roket itu.

Ketua Program Ruang Angaksa Rusia (Roscosmos) Igor Komarov, seperti dilansir BBC News, Rabu (29/4) mengatakan: “Roket itu terus bergerak dan pendaratan di ISS tidak mungkin dilakukan.”

Cathleen Lewis, ahli tentang program luar angkasa Rusia di Smithsonian Institution’s National Air and Space Museum in Washington, mengatakan kepasa BBC bahwa belum bisa ditentukan di mana roket itu akan jatuh ke bumi. Meski kemungkinannya kecil, roket itu bisa saja jatuh ke daerah pemukiman.

Selain roket Progress milik Rusia, AS juga bertanggungjawab untuk memberikan suplai bagi awak luar angksa di ISS. Roket milik AS, Dragon, dijadwalkan akan terbang ke ISS bulan Juni mendatang.

Para petugas pengontrol Rusia masih berusaha melakukan kontak dengan roket Progress. Roket ini mengangkut makanan, minuman, bahan bakar dan pakaian bagi enam awak di stasion yang mengorbit pada ketinggian 420 km dari permukaan bumi itu. Dan meski pengiriman tersebut gagal, cadangan makanan dan kebutuhan lain masih cukup sampai pengiriman berikutnya pada bulan Juni mendatang.

Seorang jubir Roscosmos mengatakan kepada Reuters bahwa akibat insiden ini terjadi kerugian senilai 2,59 miliar rubel atau lebih dari Rp600 miliar.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL