anti islamophobiaStockholm, LiputanIslam.com — Ribuan warga Swedia menggelar aksi demonstrasi menentang Islamophobia, menyusul terjadinya serangkaian serangan terhadap masjid-masjid di negara itu. Mereka menggelar aksi dengan tema “Jangan Sentuh Masjid Saya”.

Seperti dilansir Russia Today, Sabtu (3/1), jumlah peserta aksi demonstrasi di seluruh Swedia mencapai puluhan ribu orang. Di Stockholm sendiri sekitar ribuan demonstran turut berpartisipasi dengan berkumpul di depan Istana Kerajaan sambil membawa plakat-plakat menolak Islamophobia.

“Saya datang ke sini karena saya menentang penyerangan terhadap masjid-masjid,” kata aktifis anti-rasial Yasin Ahmed kepada media setempat.

“Mereka tidak hanya menyerang masjid-masjid, namun juga menyeang demokrasi Swedia. Saya warga Swedia dan saya seorang Muslim Swedia yang ingin melindungi hak-hak saya dan menunjukkan solidaritas dengan yang lain dalam menghadapi Islamophobia,” tambahnya.

Sekitar 40 kelompok aktifis terlibat dalam aksi ini, termasuk Sweden’s Muslim Council dan Swedish United Nations Association. Tokoh-tokoh Muslim Swedia turut terlibat dalam aksi ini sebagaimana beberapa “public figure” Swedia seperti Menteri Kebudayaan dan Demokrasi Alice Bah Kuhnke.

Aksi serupa digelar di beberapa kota penting lainnya seperti Gothenburg and Malmö meski dengan jumlah peserta yang tidak sebanyak di Stockholm. Demikian media lokal Anadolu News Agency menyebutkan.

Di kota Uppsala dimana serangan terhadap masjid terakhir terjadi, ratusan aktifis membagi-bagikan liflet menolak Islamophobia. Di masjid ini tepat pada tahun baru lalu sekelompok orang melemparkan bom molotov dan menuliskan grafiti bernada rasial di dinding masjid.

Pemerintah Swedia mengecam aksi itu dan berjanji akan menambah anggaran bagi perlindungan tempat-tempat ibadah. Polisi juga berjanji akan menindak pelakunya.

“Di Swedia tidak seharusnya orang merasa takut untuk beribadah,” kata Menlu Swedia Stefan Lofven kepada kantor berita TT News.

Sebelumnya, pada tanggal 25 Desember, 5 orang terluka ketika sebuah bom api dilemparkan melalui jendela masjid di kota Eskilstuna, sebelah timur Stockholm. Disusul kemudian oleh serangan terhadap masjid di kota Eslov pada hari Senin (29/12), meski tidak ada orang yang terluka dalam serangan ini.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*