sikh2London, LiputanIslam.com — Ribuan warga keturunan Sikh dan simpatisan di kota London melakukan aksi pawai memperingati Penyerbuan Kuil Emas tahun 1984, Senin (9/6).

Orang-orang Sikh mengklaim korban tewas dalam operasi militer yang diperintahkan oleh Perdana Menteri Indhira Gandhi terhadap kaum ekstremis Sikh di tempat suci kaum Sikh di kota Amritsar itu mencapai ribuan orang.

Peringatan peristiwa tragis tersebut tahun ini di Inggris terasa lebih emosional setelah munculnya dokumen rahasia yang dirilis pemerintah Inggris bulan Januari lalu. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa pasukan khusus Inggris SAS terlibat dalam operasi penyerbuan tersebut.

Pada bulan Februari sebuah penyelidikan yang dipimpin oleh Sekretaris Kabinet Sir Jeremy Heywood menyimpulkan bahwa bantuan militer yang diberikan Inggris kepada pemerintahan Indhira Gandhi menjelang penyerbuan Kuil Emas, hanya memberikan “dampak kecil”.

Aksi pawai yang digelar dari Hyde Park ke Trafalgar Square itu dipimpin oleh 5 pemuka agama Sikhs dengan pakaian tradisional Sikh lengkap dengan pedang dan turbah.

Pada saat yang hampir bersamaan polisi di Leicester melakukan penyelidikan atas tindakan vandalisme terhadap patung Mahatma Gandhi yang diduga terkait dengan peringatan serangan Kuil Emas.

Tulisan cat “Jangan lupakan 84” dan “Kami menuntut keadilan untuk (periswita) 84” tertempel di patung Mahatma Gandhi di Leicester.

Orang-orang Sikh dari kota-kota seperti Edinburgh, Birmingham dan Leicester juga datang ke London untuk turut berpawai. Ratusan dari mereka duduk di atas rerumputan sambil makan es krim saat mereka mendengar beberapa pembicara berpidato mengutuk aksi serangan 30 tahun lalu.

Sebagian remaja yang belum lahir ketika peristiwa serangan terjadi mengenakan kaos bertuliskan “jangan lupakan 1984”.

Kuil Emas di Amritsar adalah tempat paling suci bagi kaum Sikh. Kuil ini dibangun oleh pemimpin spiritual ke-5 kaum Sikh Guru Arjun, pada abad 16 dengan menggunakan batu marmer putih. Selanjutnya sebagian dari kuil itu dilapisi emas murni. Di tempat ini juga tersimpan kitab suci asli orang-orang Sikh yang ditulis oleh Guru Arjun.

Pada tahun 1982 sekelompok militan Sikh yang menuntut kemerdekaan Punjab sebagai negaranya orang-orang Sikh, menduduki Kuil Emas. Mereka dipimpin oleh Jarnail Singh Bhindranwale.

Pada bulan tanggal 3 sampai 8 Juni 1984 tentara India yang mendapat perintah dari perdana menteri Indhira Gandhi menyerbu kuil itu, membunuh Bhindranwale dan pengikutnya. Aksi penyerbuan dilanjutkan dengan penangkapan terhadap ribuan orang-orang Sikh di desa-desa dan kota-kota India.

Pada tanggal 31 Oktober 1984 Indhira Gandhi ditembak oleh 2 pengawal pribadinya yang merupakan orang Sikh. Pembunuhan ini pun memicu terjadinya aksi-aksi kekerasan anti Sikh di seluruh India, terutama di New Delhi. Angka resmi menyebutkan 3.000 warga tewas dalam peristiwa kekerasan itu.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL