Tel Aviv, LiputanIslam.com—Ribuan rakyat Israel menggelar unjuk rasa di Tel Aviv untuk menuntut pengunduran diri PM Israel, Benjamin Netanyahu, setelah tersangkut kasus penyuapan.

Sekitar 1.000 sampai 2.000 demonstran berkumpul di alun Tel Aviv, dengan membawa plakat bertuliskan “penjahat harus pulang [turun jabatan]” dan  “menteri kejahatan.”

Seorang partisipan dalam aksi ini, Shlomit Bar (63), seorang mantan guru musik Israel, mengatakan bahwa Netanyahu harus melepaskan jabatannya sebagai perdana menteri setelah polisi memberinya peringatan tentang kasus penyuapan.

“Saya di sini untuk memanggilnya dan bilang: ‘hey pak, sana pulang’. Ini berdasarkan dari pandangan moral, karena ini adalah aib bagi Israel, di mana seorang PM tersangkut kejahatan yang serius… Dia harus mengundurkan diri,” kata demonstran lain, Oren Simon.

Netanyahu diduga telah menerima 1 juta euro dari pengusaha asal Prancis, Arnaud Mimran, untuk dana kampanye dalam pemilu 2009. Kemudian dia juga rencananya akan diinvestigasi atas perannya dalam penjanjian milyaran dollar untuk pembelian tiga kapal selam dari perusahaan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems GmbH.

Dalam kasus yang berbeda, sang perdana menteri dan istrinya diduga menyalahgunakan dana publik untuk keperluan pribadi, dari biaya mencuci dan es krim. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*