Port-au-Prince, LiputanIslam.com–Sekitar dua ribu warga Haiti menggelar demo di ibukota Port-au-Prince, untuk memprotes umpatan “negara busuk” yang disampaikan Presiden AS Donald Trump kepada negara mereka.

Demo pada Senin (22/1/18) itu merupakan aksi pertama yang digelar warga Haiti dalam rangka memprotes umpatan Trump  yang disampaikan di Gedung Putih dua minggu lalu.

Meski Trump sendiri tak pernah mengaku telah mengatakan kata kasar tersebut, beberapa orang yang saat itu berada di Gedung Putih mengkonfirmasikan bahwa sang presiden menyebut kata itu.

“Trump adalah orang rasis yang vulgar, seorang rasis adalah orang dengan pikiran rendah,” kata seorang demonstran yang membawa bendera Haiti.

“Kami tidak merasakan kebencian apapun dari rakyat Amerika, yang kami tahu sebagian besar tidak setuju dengan perilaku Trump di Gedung Putih,” tambahnya.

Beberapa demonstran terlihat membawa poster wajah Trump yang mulutnya diubah dengan gambar anus.

Sejumlah orang di antara peserta demo ini adalah pendukung kelompok oposisi pemerintah Haiti yang kritis terhadap Presiden Jovenel Moise. Dalam demo ini sang presiden pun disalahkan karena tidak berani mengecam Trump secara pribadi atas umpatan yang dilontarkan kepada negaranya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL