Santiago, LiputanIslam.com—Sekitar dua ribu warga Chile  pada Senin (11/12/17) menggelar demo besar-besaran di ibukota Chile, Santiago, dalam rangka memprotes pengakuan Yerusalem al-Quds sebagai ibukota Israel.

Demonstrasi yang dilakukan di depan kedutaan besar AS itu berujung ricuh. Para peserta demo bentrok dengan polisi yang menembakkan gas air mata.

Dalam aksi ini, terlihat para demonstran membawa bendera Palestina dan plakat bertuliskan “Trump, Yerusalem [al-Quds] adalah milik Palestina.”

Aksi ini dilaporkan digelar oleh komunitas Palestina di Chile, yang merupakan salah satu komunitas terbesar di Amerika Latin.

Pada tanggal 6 Desember lalu, Presiden AS Donald Trump menarik perhatian dunia karena mendeklarasikan Yerusalem al-Quds sebagai ibukota Israel. Dia pun menginstruksikan pemerintahannya untuk mulai memindahkan kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke al-Quds.

Kebijakan Trump ini menimbulkan reaksi diplomatik yang besar dari seluruh dunia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL