grroznyGrozny, LiputanIslam.com — Puluhan ribu warga Chechnya menggelar aksi demonstrasi menentang Charlie Hedbo atas penerbiatan karbun Nabi Muhammad (S.A.W) di majalah itu, di ibukota Grozny, Senin (19/1). Demikian sebagaimana dilaporkan Reuters.

Mengusung spanduk-spanduk bertuliskan “Jangan Sentuh Nabi Muhammad”, ribuan demonstran itu meneriakkan kecaman-kecaman kepada Charlie Hedbo, sementara pemimpin Chechnya menyebut Charlie Hedbo sebagai “vulgar dan imoral”.

“Kita akan melancarkan aksi protes hebat melawan aksi vulgaritas, imoralitas, tidak berbudaya dan memalukan oleh mereka yang telah menggambar karikatur Nabi Muhammad (S.A.W),” tulis Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov dalam situsnya sebelum aksi demonstrasi digelar.

“Kami mengingatkan secara terbuka bahwa kami tidak akan mentolerir aksi-aksi seperti ini (Charlie Hebdo),” tambahnya.

Minggu lalu Kadyrov mengecam standar ganda para pemimpin Uni Eropa. Di satu sisi mereka bersikap reaktif terhadap aksi kekerasan yang terjadi di negara mereka, namun menutup mata terhadap aksi-aksi terorisme yang terjadi di Rusia dan Chechnya.

“Jika selama ini kami diam bukan berarti kami tidak bisa mengerahkan jutaan orang untuk turun ke jalanan menentang mereka yang menghina perasaan umat Islam. Inikah yang Anda inginkan (pemimpin-pemimpin barat)?” Tulis Kadyrov dalam Instagram minggu lalu.

Selain di Chechnya, aksi demonstrasi serupa juga digelar warga Ingusetia, wilayah Rusia yang mayoritas penduduknya Muslim sebagaimana Chechnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*