Washington, LiputanIslam.com–Ribuan orang Amerika berdemo di Washington pada Sabtu (30/9/17) untuk menuntut keadilan rasial setelah adanya komentar merendahkan Presiden Donald Trump kepada atlet Amerika yang menolak berdiri ketika mendengarkan lagu kebangsaan. Atlet-atlet tersebut melakukan aksi itu dalam rangka memprotes kekerasan polisi terhadap orang Afrika-Amerika.

Demo tersebut dilakukan ketika Amerika tengah menghadapi periode ketegangan rasial yang tinggi akibat aktifnya kegiatan kelompok supremasi kulit putih.

Para aktivis dari organisasi March for Black Women juga mengikuti demo ini di Lincoln Park dekat gedung pemerintah.

Demo ini diadakan di hari peringatan Genosida Elaine pada 1919 di Arkansas. Antara 100 sampai 240 orang Afrika- Amerika terbunuh dalam kerusuhan setelah sekelompok petani kulit hitam mencoba membentuk serikat. Polisi membunuh orang kulit hitam tak  bersenjata, dan itu menyebabkan kekhawatiran atas sistem keadilan AS terhadap komunitas Afrika-Amerika.

Sementara itu, salah satu kasus diskriminasi kulit hitam terkini adalah ketika seorang hakim di St Louis, Missouri, pada 15 September lalu membebaskan seorang petugas polisi kulit hitam yang dituduh membunuh warga Afrika-Amerika, Anthony Lamar Smith. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL