sri paus sri lankaColombo, LiputanIslam.com — Ribuan umat Katholik Sri Lanka menghadiri upacara keagamaan yang dipimpin langsung oleh Paus Franciskus di Kolombo, Rabu (14/1). Dalam upacara ini Paus Franciskus melakukan pemberkatan terhadap Pendeta Joseph Vaz sebagai seorang “Santa” pertama dari negara itu.

Joseph Vaz adalah seorang misionaris kelahiran India yang menyebarkan agama Katholik di Sri Lanka pada abad 17 lalu. Selama menjalankan misinya ia sempat dijatuhi oleh pemerintahan kolonial Belanda.

Pada hari Selasa (13/1), setelah tiba di Sri Lanka Sri Paus menyerukan kepada rakyat Sri Lanka untuk “mengejar kebenaran” dan memperjuangkan “keadilan, pemulihan dan persatuan” setelah bertahun-tahun dilanda perang saudara.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, ratusan ribu umat Katholik Sri Lanka hadir dalam upacara yang digelar di Galle Face Green, sebagian dari mereka telah menunggu di tempat itu sejak hari Selasa.

Sri Paus juga menyerukan warga Sri Lanka untuk meniru sikap terpuji Joseph Vaz dalam mengatasi perbedaan-perbedaan agama di antara rakyat Sri Lanka yang multi religius.

“Kebebasan beragama merupakan hak-hak dasar manusia. Setiap individu harus mendapatkan kebebasan untuk mencari kebenaran dan mengekspresikan keyakinannya,” kata Sri Paus danam khotbahnya.

Selain umat Katholik India, kedatangan Sri Paus juga disambut oleh ribuan pengikut Katholik dari India yang sengaja hadir di tempat itu.

Namun acara itu sendiri mendapat resistensi dari sebagian warga Sri Lanka yang mayoritas beragama Budha.
Susantha Goonatilake, Presiden Asosiasi Royal Asiatic Society of Sri Lanka, misalnya, mengatakan kepada Reuters bahwa Sri Paus harus meminta ma’af atas tindakan gereja menghancurkan beberapa kuil Budha di masa lalu.

Kunjungan Sri Paus ini merupakan bagian dari tur 6 harinya ke negara-negara Asia yang meliputi Sri Lanka dan Filippines.

Sri Paus juga dijadwalkan akan berkhotbah di Madhu di utara Sri Lanka yang menjadi kawasan pertempuran sengit selama perang sipil antara pemerintah dengan kelompok separatis Macan Tamil selama 26 tahun hingga tahun 2009.

Sekitar 7% penduduk Sri Lanka adalah penganut Kristen dan Katholik. Agama terbesar Sri Lanka adalah Budha dengan penganutnya mencapai 70%, disusul oleh Hindu (13%) dan Islam (10%).

Paus terakhir yang pernah mengunjungi Sri Lanka adalah Paulus II 20 tahun yang lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*