pesawat turkiKathmandu, LiputanIslam.com — Ribuan penumpang pesawat terlantar di bandara Tribhuvan International Airport di Kathmandu yang ditutup dari penerbangan setelah terjadi kecelakaan pesawat Turkish Airlines, Rabu (4/3).

Tidak ada korban serius dalam kecelakaan pesawat yang keluar landasan itu, namun petugas mengalami kesulitan untuk memindahkan badan pesawat itu dari landasan, hingga harus mendatangkan bantuan dari India. BBC News melaporkan, Kamis (5/3) petang.

Akibat kecelakaan itu sekitar 160 penerbangan harus dibatalkan dan sekaligus membuat ribuan orang penumpang terlantar. Diperkirakan bandara baru dibuka kembali pada hari Jumat ini (6/3).

Direktur otoritas bandara Purna Chudal mengatakan kepada BBC bahwa sekitar 22.000 orang penumpang telah terlantar akibat pembatalan penerbangan. Sementara Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Ratish Chandra Lal Suman mengatakan bahwa tim teknis dari Nepal dan India tengah berusaha mengangkat hidung pesawat dengan menggunakan balon sebelum memindahkannya dari landasan.

Dalam konperensi pers hari Kamis, Suman mengatakan bahwa setelah dibuka kembali pada hari Jumat, bandara akan dioperasikan non-stop selama 3 hari untuk mengurai penerbangan yang terbengkalai.

Bulan Maret adalah awal musim pariwisata di Nepal, dimana ribuan wisatawan asing datang ke negara itu untuk mendaki pegunungan Himalaya.

Tahun lalu pemerintah mengumumkan sebuah sistem radar baru yang lebih canggih telah dipasang di Bandara Tribhuvan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*