Syrian P

Foto: Syrian perspective

Riyadh, LiputanIslam.com — Dua orang militan Al-Qaeda meledakkan dirinya di gedung intelijen kepolisian  wilayah selatan Arab Saudi saat dikepung oleh aparat setempat, demikian laporan Reuters, 5 Juli 2014, yang mengutip berita dari Al-Arabiya.

Bom bunuh diri ini merupakan aksi susulan setelah serangan pada Jumat malam di perbatasan Arab Saudi dan Yaman yang menewaskan seorang petugas keamanan Arab Saudi dan seorang Tentara Yaman.

Dari laporan middleeasteye.net, kementrian Arab Saudi di Riyadh mengungkapkan bahwa daerah perbatasan tengah “terbakar”. Pasukan keamanan Saudi dilaporkan memburu, dan berhasil menangkap militan.

Keterangan yang diterima Jumat malam, juru bicara kementrian mengungkapkan pada kantor berita SPA, bahwa pihaknya telah berhasil menangkap tersangka pelaku penyerangan, namun tidak memberikan identifikasi.

Hal serupa juga dberitakan di  Yaman, diduga militan Al-Qaeda menyerang pos militer di perbatasan, yang menewaskan satu orang Tentara Yaman.

Menurut sumber, penyerang menggunakan senapan mesin dan granat untuk menyerang pos di kawasan Wadia. Perlintasan ini [Arab Saudi- Yaman] terletak di wilayah tenggara Yaman, Hadramaut, yang menjadi tempat persembunyian dari kelompok teroris Al-Qaeda di Yaman yang disebut al-Qaeda in the Arabian Peninsula atau AQAP.

Banyak pihak menilai bahwa Arab Saudi kini tengah menuai hasil dari keterlibatannya mendukung kelompok-kelompok teroris di kawasan Timur Tengah. Di Suriah dan Irak, teroris dari berbagai kelompok berdatangan dari seluruh dunia yang didukung habis-habisan oleh Arab Saudi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL