presiden cinaWashington DC, LiputanIslam.com — Rencana sanksi ekonomi Amerika kepada Cina mengancam rencana kunjungan Presiden Cina Xi Jinping bulan ini. Demikian laporan yang dibuat Financial Times baru-baru ini.

Seperti dilansir Press TV, Minggu (13/9), pemerintas AS tengah merancang sejumlah sanksi terhadap sejumlah perusahaan yang diduga terkait dengan aksi kejahatan siber di AS. Mengutip keterangn 3 pejabat AS, laporan itu menyebutkan bahwa sanksi itu akan diumumkan minggu ini, atau beberapa hari menjelang kunjungn Xi.

Sementara itu sejumlah sumber diplomatik mengatakan kepada media AS The Hill, Minggu (13/9) bahwa sanksi-sanksi itu akan mengancam pembatalan kunjungan itu karena Cina kecewa dengan sanksi itu.

“Cina sangat konsern dengan hal ini karena mereka sadar hal ini akan mempermalukan mereka,” kata Samm Sacks, analis tentang Cina di Eurasia Group.

Sementara sejumlah pakar dan pejabat diplomatik AS mengatakan bahwa pemerintah AS akan mempermalukan pemimpin Cina hanya beberapa hari sebelum kunjungannya ke AS.

Pada hari JUmat lalu (11/9) Presiden Barack Obama mengatakan di hadapan para pejabat militer AS bahwa serangan-serangan siber Cina ‘tidak bisa diterima’.

“Kita telah mengatakan dengan jelas kepada Cina bahwa ada sejumlah praktik yang mereka lakukan yang tidak bisa kita terima,” kata Obama.

Sacks mengatakan, jika AS tidak mengumumkan sanksi itu, hal itu justru menimbulkan kesan bahwa AS lemah di hadapan Cina.

Jason Healey, mantan pejabat keamanan siber Gedung Putih mengatakan bahwa informasi tentang sanksi itu sengaja dibocorkan untuk memberikan pesan kepada Cina sebelum kunjungan itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL