London, LiputanIslam.com— Parlemen Inggris pada Selasa (15/1) menolak rencana Brexit dari PM Theresa May dengan suara 432 lawan 202 di Dewan Perwakilan.

Penolakan ini mengakibatkan ketidakpastian yang semakin besar atas nasib kabinet May dan seluruh proses Brexit.

Pemungutan suara ini awalnya direncanakan pada pertengahan Desember lalu, namun ditunda akibat adanya kekhawatiran anggota parlemen menolak kesepakatan antara May dan Brussels.

Namun, penundaan ini tampaknya gagal membawa perubahan berarti bagi perjuangan sang PM, di mana hanya ada 10 minggu sebelum Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa.

Menanggapi kekalahan besar ini, May berjanji bahwa pemerintahnya akan “menghormati keinginan parlemen”, meski ia mengaku harus tetap memberikan kesempatan bagi warga Inggris yang memilih meninggalkan Uni Eropa. (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*