kievKiev, liputanislam.com — Terkesan terlalu lemah menghadapi aksi-aksi demonstrasi menentang pemerintahan paska pembatalan kerjasama dengan Uni Eropa, pemerintah Ukraina akhirnya menemukan momentum untuk melakukan serangan balik. Kini mereka tengah membidik para pemimpin oposisi dengan tuduhan “upaya kudeta” setelah ditemukannya bukti-bukti yang dianggap meyakinkan.

Aparat penegak hukum Ukraina mulai melancarkan penyidikan tentang kasus tersebut hari Jumat (31/1) setelah ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan kubu oposisi “telah direncanakn sebelumnya”.

“Penyidikan atas upaya pengambil-alihan kekuasaan telah dibuka,” kata Maxime Lenko, kepala penyidik Ukrainian Security Service, hari Jumat waktu setempat.

Menurut Lenko, bukti-bukti yang ditemukan mengenai upaya “kudeta” tersebut berupa informasi-informasi yang berhasil dibuka dari dalam komputer-komputer yang disita dari kantor kelompok oposisi Batkivschyna, bulan Desember lalu. Informasi tersebut mengungkapkan bahwa kubu oposisi tidak saja telah merancang aksi-aksi demonstrasi besar-besaran, namun juga aksi-aksi penindasan terhadap demonstran, untuk mendiskreditkan pemerintah.

aksi-aksi demonstrasi di Ukraina pecah setelah Presiden Viktor Yanukovych membatalkan kerjasama dengan Uni Eropa dan memilih menjalin kerjasama dengan Rusia yang telah memberikan konsesi yang lebih baik, diantaranya pinjaman lunak dan energi murah yang tidak bisa diberikan Uni Eropa.

Atas tekanan para demonstran yang didukung Uni Eropa dan Amerika itu, PM Mykola Azarov telah mengundurkan diri dan parlemen pun telah membatalkan undang-undang anti-demonstrasi. Namun langkah-langkah tersebut dianggap masih kurang, karena para tokoh oposisi menghendaki pemilu yang dipercepat dan pengunduran diri Presiden Viktor Yanukovych.

Penyidikan yang kini dilakukan pamerintah terhadap para pemimpin gerakan oposisi itu tidak saja mengancam kemenangan yang sudah di depan mata, namun bahkan bisa mengantarkan mereka ke balik jeruji.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL