SPAIN-POLITICS-CATALONIA-DEMOBarcelona, LiputanIslam.com — Referendum tidak resmi dan tidak mengikat digelar pemerintahan otonomi Katalonia, Minggu (9/11), untuk menunjukkan aspirasi warga Katalonia tentang kemerdekaan dari Spanyol.

Sebagaimana dilaporkan Russia Today, terdapat 6.430 kotak suara yang dipasang di 1.255 sekolah dan universitas. Lebih dari 40.000 sukarelawan terlibat dalam referendum. Sementara lebih dari 5,4 juta warga Katalonia yang berumur 16 tahun ke atas medapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Delapan anggota parlemen dari Belgia, Perancis, Slovenia, Swedia dan Inggris turut mengawasi jalannya referendum itu.

Presiden wilayah otonomi Katalonia, Artur Mas, menandatangani dekrit pelaksanaan referendum kemerdekaan Katalonia dari Spanyol pada tanggal 9 November. Namun pemerintah Spanyol menyatakan menentang langkah itu, disusul dengan keputusan Mahkamah Konstitusi Spanyol yang menyatakan referendum tersebut ilegal.

Mas selanjutnya mengubah referendum yang direncanakannya itu sebagai “konsultasi”, demi menghindari konflik hukum. Namun lagi-lagi pemerintah dan Mahkamah Konstitusi Spanyol menentang langkah tersebut.

Meski demikian pemerintah Katalonia tetap berkukuh melaksanakan “referendum” mereka sendiri.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL