krimea

sumber foto: cnn.com

Perevalnoye, Ukraina, LiputanIslam.com–Hasil awal referendum Krimea yang digelar kemarin (Ahad, 16/3) telah dirilis Komisi Pemilihan Krimea. Dalam referendum yang meminta pendapat rakyat Krimea, apakah hendak bergabung dengan Ukraina atau Rusia, terlihat dukungan yang luar biasa terhadap Rusia. Krimea adalah kawasan otonomi yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Ukraina.

Dengan 75% persen suara yang telah dihitung, hampir 96% pemilih ingin menjadi bagian dari Rusia. Menurut Komisi Pemilihan Krimea, jumlah peserta referendum adalah lebih dari 80% pemilik hak suara.

“Kita akan pulang. Krimea adalah di Rusia,” komentar Perdana Menteri Krimea, Sergey Aksyonov, di depan warga yang merayakan hasil referendum ini di Lenin Square. Warga bersorak-sorai dengan diiringi musik, sambil melambaikan bendera Rusia.

Sementara itu, AS menyatakan bahwa referendum Krimea melanggar konstitusi Ukraina dan terjadi di bawah tekanan intervensi militer Rusia. Presiden Obama telah mengancam tidak akan mengakui hasilnya dan menyatakan, “Kami siap untuk membuat Rusia membayar lebih atas tindakannya ini.”(dw/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL