Caracas, LiputanIslam.com–Ratusan orang berkumpul di jalanan kota Caracas dan kota-kota lain di Venezuela untuk memprotes sanksi terbaru AS yang baru dijatuhkan kepada negara mereka.

Menurut laporan media lokal, para pengunjuk rasa berjalan dengan membawa poster dan  bendera bertuliskan “Tidak ada lagi Trump”.

“Mereka [AS] ingin mencabut hak suci Venezuela untuk merasakan perdamaian, tetapi kami akan terus berjuang,” kat Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez.

Pada hari Selasa (6/8) lalu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membekukan aset pemerintah Venezuela di Amerika, termasuk aset yang dimiliki bank sentral negara dan perusahaan minyak PDVSA.

Sebagai tanggapan, Presiden Maduro berjanji untuk mengirim surat ke PBB, yang ditandatangani oleh jutaan warga Venezuela, untuk mengecam sanksi tersebut.

Venezuela telah lama menderita krisis kemanusiaan dan politik setelah pemimpin oposisi yang didukung AS, Juan Guaido, menentang pemerintahan Maduro dan menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara. AS dan beberapa negara lain telah mengakui Guaido. Sementara Turki, Cina, Kuba, Bolivia, Rusia, dan sejumlah negara lain mendukung Maduro sebagai satu-satunya presiden Venezuela yang sah. (ra/sputnik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*