kerusuhan afsel2Johannesburg, LiputanIslam.com — Setidaknya 300 orang ditahan selama berlangsungnya aksi-aksi kerusuhan anti-pendatang di Afrika Selatan. Sementara itu setidaknya 6 orang tewas selama aksi-aksi kerusuhan yang telah berlangsung selama 2 minggu terakhir.

Mendagri Malusi Gigaba mengingatkan bahwa mereka yang bertanggungjawab atas aksi-aksi tersebut akan merasakan ‘kekuatan hukum’. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Minggu petang (19/4).

Dalam aksi-aksi kerusuhan itu kelompok-kelompok bersenjata tajam menyerang toko-toko milik para pendatang dari negara-negara Afrika dan Asia, yang banyak berdatangan ke negara itu paska berakhirnya regim apartheid tahun 1994. Buruknya perekonomian dan tingginya angka pengangguran telah mendorong warga asli merasa tersaingi oleh para pendatang itu.

Ribuan orang telah meninggalkan tempat tinggalnya akibat kerusuhan dan pada hari Minggu (19/4) ratusan warga asing meninggalkan kota Durban menuju Zimbabwe.

Berbicara kepada pers, hari Minggu kemarin, Gigaba mengatakan sebanyak 307 orang telah ditahan terkait dengan kerusuhan.

“Segalanya telah dilakukan untuk mengembalikan kedamaian dan ketertiban. Pemerintah akan menegakkan hukum dan tidak akan ragu untuk bertindak cepat dan keras,” kata Gigaba.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL