koalaMelbourne, LiputanIslam.com — Ratusan binatang piaraan diperkirakan tewas dalam kebakaran hutan di Adelaide, Australia Selatan minggu lalu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (7/1) para petugas penyelamat telah menyusuri pemukiman yang terkena kebakaran dan tempat-tempat keberadaan binatang-binatang ternak dan binatang liar. Mereka menemukan sejumlah besar binatang telah tewas, meski sebagian binatang juga berhasil mereka selamatkan.

Kebakaran tersebut menghanguskan kawasan seluas 12.500 hektar di sebelah tenggara kota Adelaide, Australia selatan. Lebih dari 100 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 150 rumah hangus terbakar.

Pada hari Rabu hujan turun di sebagian wilayah Adelaide dan memadamkan sebagian besar wilayah kebakaran. Kini petugas kebakaran telah berhasil mengendalikan titik-titik api yang tersisa. Meski demikian, petir dan angin kencang masih bisa menjadi ancaman. Demikian keterangan Biro Meteorologi Australia menyebutkan.

“Dalam hal kucing-kucing dan anjing piharaan, jika meeka sehat, kami hanya perlu untuk menjaga mereka aman, memberinya makan dan minum serta mencatat di rumah mana ia ditemukan,” kata Tim Vasudeva dari Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) kepada BBC.

“Kemi telah membawa sejumlah koala, kuda-kuda dan binatang-binatang liar dan merawat sejumlah besar binatang,” tambahnya.

Sementara itu Australian Marine Wildlife Research & Rescue Organisation (AMWRRO) telah merawat seekor koala muda yang keempat kakinya terluka parah akibat terbakar. Koala tersebut ditemukan di Adelaide Hills, hampir dipastikan sudah meninggal jika tidak segera ditolong. Demikian kata ketua AMWRRO Aaron Machado kepada BBC. Ia meyakini koala itu akan pulih dalam beberapa bulan mendatang dan bisa dilepaskan kembali ke alam liar.

“Koala-koala tidak memiliki sistem kekebalan tubuh, maka risiko kematian karena infeksi sangat tinggi. Kami telah membersihkan luka-lukanya dan mebalutnya dengan perban steril,” tambahnya.

Di sisi lain para petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan 40 ekor anjing di sebuah pusat penangkaran binatang, namun sejumlah besar binatang lainnya tewas.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*