miss hondurasTegucigalpa, LiputanIslam.com — Polisi menemukan jasad ratu kecantikan Honduras Maria Jose Alvarado (19 tahun) bersama saudara perempuannya, hampir seminggu setelah keduanya menghilang usai menghadiri sebuah pesta.

Alvarado dan Sofia Trinidad (23 tahun), menghilang hari Kamis (13/11) setelah meninggalkan sebuah pesta di kota Santa Barbara di utara Honduras. Jenasah keduanya ditemukan terkubur di sebuah lapangan di pinggir sungai. Polisi menyebutkan sebagaimana laporan BBC News, Kamis (20/11) pagi.

Polisi menyebut 2 orang telah ditangkap sebagai terdakwa dengan seorang di antaranya telah mengakui membunuh dan mengubur kedua wanita malang itu.

Insiden ini terjadi menjelang kontes kecantikan Miss World di London yang seharusnya diikuti oleh Alvarado. Organiser acara ini menyatakan belasungkawa dan penghormatan atas kepergiannya.

Kedua orang yang ditangkap polisi adalah orang yang diduga menjadi pacar Alvarado, Plutarco Ruiz dan seorang pria lainnya, Aris Maldonado. Ruiz mengakui telah menembak kedua wanita itu dan menguburnya dengan bantuan Maldonado, demikian pernyataan Direktur Kepolisian Honduras Jendral Ramon Sabillon kepada media-media massa.

Lokasi penemuan adalah di Desa Cablotales di dekat Sungaia Aguagua.

Kedua wanita itu terakhir kali terlihat meninggalkan sebuah pesta ulang tahun dengan mobil tanpa nomor kendaraan.

Jendral Sabillon mengatakan, berdasar pengakuan Ruiz lah maka polisi berhasil menemukan lokasi penguburan kedua mayat. Namun Maldonado masih belum mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan itu.

Polisi juga menahan sebuah mobil dan beberapa senjata sebagai barang bukti. Sementara beberapa saksi kunci juga telah memberikan informasi penting. Demikian kata Kepala Biro Penyidik Federal Leandro Osorio.

“Mereka (Alvarado dan Sofia) tidak begitu cerdas menilai keadaan sekeliling,” kata ibunda kedua korban Teresa Munoz tentang musibah tersebut, kepada televisi Honduran Televicentro.

“Banyak gadis tewas dengan cara seperti ini. Namun karena mereka bukan orang terkenal kasusnya hilang begitu saja,” tambahnya.

“Mereka hanyalah orang-orang yang bersahabat. Mereka pergi bersama orang-orang yang belum mereka kenal dekat,” tambahnya.

Menurut laporan PBB Honduras adalah negara dengan tingkat pembunuhan terbesar di dunia dengan angka 90,4 kasus pembunuhan per-100.000 penduduk.

Kasus ini menjadi perhatian utama media-media massa negara itu sejak keduanya dinyatakan hilang pada hari Sabtu (15/11).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL