remaja hitam asWashington DC, LiputanIslam.com — Seorang remaja AS menembak mati temannya sendiri, kemudian berselfie dengan korbannya. Demikian media-media AS melaporkan.

Mengutip Pittsburgh Tribune-Review, kantor berita Iran Press TV hari Senin (9/2) melansir Maxwell Marion Morton (16 tahun) asal Jeannette, negara bagian Pennsylvania, AS, kini ditahan polisi tanpa jaminan karena sangkaan membunuhan tingkat pertama dan kepemilikan senjata ilegal.

Morton menembak mati teman se-kelasnya sendiri, Ryan Mangan (16 tahun), sebelum berpose selfie bersama korbannya dan mempostingnya ke media sosial Snapchat, Sabtu (7/2).

Menurut laporan Fox News, seorang teman Morton menyimpan foto tersebut dan menunjukkannya kepada ibunya. Selanjutnya sang ibu melaporkan foto itu ke polisi.

“Kami menerima sebuah gambar foto yang menunjukkan korban duduk di kursi dengan luka tembak di wajahnya,” kata seorang polisi.

“Foto itu juga menunjukkan gambar selfie seorang remaja kulit hitam, dengan korban di belakangnya. Foto itu menunjukkan nama ‘Maxwell’ di atasnya,” tambah pplisi itu.

Menurut polisi tersebut, sang teman yang menerima foto itu juga mendapatkan pesan teks dari Maxwell: “Ryan bukanlah yang terakhir.”

Morton disebut telah mengakui perbuatannya setelah polisi menemukan senjata yang digunakan dalam penembakan di rumahnya.

Menurut catatan rata-rata 87 orang tewas dan 183 terluka akibat senjata api di AS setiap tahunnya.  Kelompok Gun Violence Archive mencatat terdapat 4.000 insiden senjata api di AS pada tahun ini saja (Januari- 6 Februari). Dari jumlah itu sebanyak 1.207 orang tewas.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL