Sumber: Presstv

Gaza,LiputanIslam.com—Berbagai faksi di Palestina dilaporkan tengah menuntut diadakannya demonstrasi dan pemogokan umum sebagai protes pada konferensi buatan AS yang rencananya akan digelar di Bahrain. Mereka menentang usulan perdamaian ala Amerika terkait konflik Palestina-Israel yang dianggap sangat memihak Israel dan menzalimi rakyat Palestina.

Pada Sabtu kemarin (15/6), perwakilan Partai Fatah mengatakan kelompok-kelompok di bawah naungan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) telah menyerukan demonstrasi dan pemogokan.

Faksi-faksi tersebut telah menetapkan 24 Juni, sehari menjelang konferensi, sebagai hari dimulainya demonstrasi di wilayah kependudukan West Bank dan Jalur Gaza yang hingga kini masih diembargo oleh Israel. Aksi mogok rencananya akan dimulai di seluruh wilayah Palestina saat berlangsungnya konferensi di Ibu Kota Manama, Bahrain.

Rakyat Palestina menganggap konferensi buatan AS di Bahrain itu dimaksudkan untuk menawarkan insentif ekonomi bagi rencana yang dirancang AS, yang oleh Washington disebut “kesepakatan abad ini” dan yang diklaim akan menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Tetapi, menurut laporan yang telah mengungkap detail rencana itu, mereka benar-benar telah mengabaikan hak-hak dan tuntutan historis rakyat Palestina.

Baca: Maroko Bantah akan Hadiri Konferensi Bahrain

Otoritas Palestina, yang dipimpin oleh Abbas, berhenti mengakui peran “perdamaian” apa pun yang diprakarsai oleh Washington pada akhir 2017 setelah Gedung Putih mengakui kota suci Yerusalem al-Quds di Tepi Barat sebagai “ibu kota” Israel, mengesampingkan tuntutan lama warga Palestina. bahwa bagian timur kota berfungsi sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Tak hanya itu, Abbas juga meminta semua negara Arab agar tidak melibatkan diri dalam konferensi tersebut.

Namun Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah mengumumkan kesiapan untuk ikut serta dalam konferensi. Begitu juga Mesir dan Yordania, yang memiliki hubungan diplomatik terbuka dengan rezim Israel.(fd/Presstv)

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*