Iran offshore oilTeheran, liputanislam.com — Perusahaan-perusahaan minyak dunia kini tengah bersiap-siap untuk kembali beroperasi di Iran. Demikian keterangan seorang pejabat tinggi kementrian perminyakan kepada pers, hari Jumat (31/1).

“Perusahaan-perusahaan seperti (Royal Dutch) Shell dan British Petroleum (BP), Petronas, Repsol dan beberapa perusahaan minyak raksasa dunia lainnya akan kembali ke Iran dan kegiatan perminyakan mereka akan dimulai lagi,” kata Mohammad Souri yang merupakan penasihat menteri perminyakan Iran.

Ia menambahkan bahwa perusahaan minyak Iran, National Iranian Oil Company (NIOC) berharap dapat menarik investasi segar senilai $150 miliar.

Souri, yang adalah mantan Managing Director National Iranian Tanker Company (NITC), mengatakan bahwa pencabutan sanksi-sanksi ekonomi terhadap Iran terkait dengan keberhasilan kesepakatan program nuklir Iran dengan negara-negara anggota tetap DK PBB dan Jerman, akan kembali menarik perusahaan-perusahaan minyak raksasa dunia untuk kembali menanamkan investasinya di Iran.

Souri menegaskan bahwa Iran akan dapat kembali meningkatkan produksi migasnya ke tingkat 300 miliar ton dari ladang-ladang migas lepas pantai di Teluk Parsi, termasuk ladang gas South Pars yang terkenal.

Pada tgl 29 Januari, produser minyak terbesar kedua Rusia, Lukoil, juga menyatakan keinginannya untuk kembali beroperasi di Iran. Demikian juga halnya dengan perusahaan migas Perancis, Total, dan perusahaan migas Italia, Eni.

Pada tgl 20 Januari Uni Eropa secara resmi mencabut sebagian dari sanksinya terhadap Iran, terutama yang berkaitan dengan perdangan dan produksi migas.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL