doa bersamaVatikan, LiputanIslam.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ayat Al Quran dibaca di tempat suci umat Katolik , Vatikan.

Peristiwa bersejarah itu terlaksana dalam pertemuan doa bersama tiga pemimpin, yaitu Paus Fransiskus (Katolik), Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas (Muslim), dan Presiden Israel, Shimon Peres.

Acara berlangsung di salah satu taman di kompleks katedral karena dianggap sebagai tempat paling netral, tidak ada simbol-simbol agama manapun.

Paus duduk di tengah-tengah, di antara Peres di kanan dan Abbas di sebelah kirinya. Sebuah grup ensemble yang terdiri dari tiga orang Yahudi, tiga orang Kristen, dan tiga orang Muslim memainkan musik untuk menyambut para hadirin. Sekitar 80 pemimpin agama turut hadir dalam pertemuan ini, selain lusinan wartawan.

Ketiga pemimpin itu lalu membacakan doa dari agama masing-masing. Giliran pertama adalah Peres, kedua Paus, dan ketiga Abbas. Abbas diberitakan membaca ayat suci Alquran, sedangkan Peres membaca ayat-ayat Taurat.

Selanjutnya, ketiganya memberikan pidato. Sri Paus menekankan bahwa perdamaian jauh lebih membutuhkan keberanian dibandingkan dengan perang.

“Perdamaian adalah panggilan keberanian untuk mengatakan ‘ya’ untuk saling berkomunikasi, dan ‘tidak’ pada konflik, ‘ya’ untuk dialog dan ‘tidak’ pada kekerasan, ‘ya’ untuk negosiasi dan ‘tidak’ pada permusuhan, ‘ya’ untuk menghormati perjanjian dan ‘tidak’ pada tindakan provokasi, ‘ya’ untuk ketulusan dan ‘tidak’ pada [sikap] bermuka dua. Semua ini membutuhkan keberanian, kekuatan, dan keuletan,” kata Paus.(ca/jerusalempost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL