nurul izzahKualalumpur, LiputanIslam.com — Putri tertua tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim yang juga anggota parlemen, Nurul Izzah Anwar, hari Senin (16/3) kemarin ditahan karena tuduhan penghasutan.

Ia ditahan setelah berpidato di parlemen, mengkritik sistem pengadilan Malaysia yang telah menjatuhkan hukuman terhadap ayahnya. Bulan lalu Anwar Ibrahim dijatuhi hukuman dipenjara selama 5 tahun karena dakwaan perbuatan sodomi.

Dalam pidatonya itu Nurul Izzah membacakan pernyataan Anwar Ibrahim dimana ia mengecam tuduhan dan proses pengadilan terhadap dirinya, sekaligus mempertanyakan kedaulatan pengadilan Malaysia.

Nurul, yang membuat debut politiknya dengan menemui Presiden Habibie dan Presiden Filipina Joseph Estrada di Batam tahun 1998, saat ayahnya tengah terlibat perseteruan politik dengan Perdana Menteri Mahathir Mohammad, adalah politisi muda yang diyakini bakal menjadi kandidat terkuat pemimpin Malaysia.

Kabar mengenai penahanan dirinya itu disampaikan Nurul melalui kicauan di Twitter. Demikian BBC News melaporkan, Senin (16/3).

“Menyerah namun tidak kalah!” Tulis Nurul dalam kicauannya itu.

Situs berita Malaysian Insider melaporkan bahwa penahanan tersebut terjadi setelah seorang politisi anggota parlemen dari kubu pemerintah, Zulkifli Noordin, melaporkan tindakan Nurul di parlemen itu ke polisi. Penahanan itu sendiri dianggap melawan sistem hukum ketatanegaraan Malaysia sendiri yang melarang penahanan anggota parlemen atas apa yang dikatakannya di ruang sidang parlemen.

Paska terjadinya aksi-aksi protes menuntut reformasi tahun 2012, PM Najib Razak berjanji akan membatalkan UU Anti-Penghasutan yang dianggap mengekang demokrasi. Namun tahun lalu ia kembali menegaskan bahwa undang-undang itu akan tetap dipertahankan, bahkan diperkuat. UU itu sendiri merupakan produk hukum era kolonial.

Sejumlah kritikus pemerintah, termasuk tokoh-tokoh oposisi, telah ditahan dan dijatuhi hukuman berdasarkan undang-undang itu.

Nurul menghabiskan malamnya di kantor polisi Dang Wangi di distrik Jinjan, Kualalumpur. Diperkirakan hari ini (17/3) ia sudah bisa kembali ke rumahnya.(ca)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*