prince cristinaMadrid, LiputanIslam.com — Putri Cristina yang tidak lain adalah adik kandung Raja Spanyol harus menghadapi tuntutan pengadilan atas dakwaan kejahatan penggelapan pajak terkait dengan bisnis suaminya.

Ini adalah kali pertama dalam sejarah modern Spanyol seorang keluarga kerajaan harus menghadapi dakwaan di pengadilan. Demikian sebagaimana dilansir BBC News, Senin (22/12).

Suami Putri Cristina, Pangeran Inaki Urdangarin didakwa menggelapkan dana publik senilai jutaan euro bersama seorang mantan mitra bisnisnya. Jaksa wilayah Palma, Majorca, mengatakan bahwa yayasan olahraga milik Urdangarin telah menggelapkan dana publik. Namuan Urdangarin dan Putri Christina membantah tuduhan itu.

Jaksa meyakini bahwa dana publik senilai 5.6 juta euro di yayasan olahraga Noos Institute telah menghilang ketika Urdangarin memimpin yayasan itu.

Ratu Cristina (49 tahun) dicurigai turut menggelapkan dana ini senilai 2.6 juta euro. Ia adalah adik perempuan Raja Felipe VI dan merupakan anak terkecil mantan raja Juan Carlos.

Kasus ini sebenarnya terjadi pada tahun 2007-2008, namun baru disidik secara resmi pada tahun 2010.

Putri Cristina bersama suaminya merupakan pemilik perusahaan bernama Aizoon. Keduanya menikah pada tahun 1997. Kala itu Urdangarin adalah seorang atlit bola tangan profesional Spanyol.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL