heather choSeoul, LiputanIslam.com — Seorang eksekutif yang juga putri pemilik Korean Air diperiksa polisi Korea Selatan (Korsel) setelah dituduh telah menghambat penerbangan.

Sebagaimana dilansir BBC News, Senin (8/12), Heather Cho pada hari Jumat (5/12) dikabarkan telah memerintahkan penggantian seorang awak kabin karena kecewa dengan layanan yang diberikan terhadap dirinya. Akibatnya, penerbangan pun tertunda.

Cho yang juga Wakil Dirut Korean Airlines dan putri dari pemilik saham maskapai penerbangan itu dikabarkan marah setelah seorang pramugari yunior menyajikan kacang di dalam tas, bukan piring sebagaimana mestinya. Akibatnya, pesawat yang siap terbang harus kembali ke terminal bandara New York dan penerbangan ke Incheon pun tertunda.

Manajemen Korean Air menyebutkan bahwa Cho bertanggungjawab atas standar layanan pesawat dan ia mendapat dukungan pilot. Namun para pejabat otoritas penerbangan menyebutkan, Cho saat itu hanyalah seorang penumpang biasa.

Cho yang adalah putri dari pemilik Korean Air Cho Yang-ho, memanggil pimpinan kru kabin atas insiden kacang itu dan kemudian memerintahkannya meninggalkan pesawat.

Korean Air menyebutkan pesawat hanya mengalami keterlambatan selama 11 menit, dan keputusan untuk mengusir awak kabin itu diambil atas persetujuan pilot.

Otoritas penerbangan Korsel kini melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah tindakan Cho tersebut melanggar hukum penerbangan.

“Meski ia adalah pejabat senior perusahaan itu, ia adalah penumpang pada saat itu, maka ia harus berlaku dan diperlakukan sebagai penumpang biasa,” kata seorang pejabat kementrian perhubungan Korsel.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL